Sport

Dua Pebalapnya Keluhkan Masalah yang Sama Dominasi Yamaha dari Terkikis di MotoGP 2020

Dominasi tim Yamaha di pentas MotoGP 2020 mulai terkikis mengingat dua pebalapnya mengeluhkan permasalahan yang sama. Tim Yamaha sempat mendominasi jalannya persaingan gelar juara dunia MotoGP musim ini dengan menempatkan nama Fabio Quartararo dan Maverick Vinales. Terbukti pada GP Spanyol maupun Andalusia, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales mampu menduduki posisi satu dan dua di akhir balapan.

Namun kondisi itu mulai terkikis dengan mulai menanjaknya tim tim lain yang membuat kejutan,. Di seri ketiga MotoGP 2020 yang berlangsung di Ceko, Brad Binder dari KTM memberikan kejutan dengan menjadi yang tercepat. Pun dengan MotoGP Austria yang menisbatkan Andrea Dovizioso mengukuhkan dominasi Ducati selalu menang di Sirkuit Red Bull Ring.

Tren positif yang diberikan oleh para kompetitor bukan hanya masalah satu staunya yang dikeluhkan oleh rider tim Yamaha. Permasalahan penggunaan ban pun kerapkali dilontarkan oleh pebalap tim pabrikan asal Jepang itu. Paling frontal ialah Valentino Rossi yang menyuarakan hal tersebut.

Bahkan mulai menurunnya performa tim Yamaha terlihat dari sesi latihan bebas (FP). Seperti kasus latihan bebas GP Styriayang berlangsung di Red Bull Ring, Jumat (21/8/2020). Valentino Rossi mengaku bahwa timnya saat ini tengah melakukan pengujian ban yang cocok dengan spesifikasi YZR M1.

Penggunaan ban yang cepat habis ketika race menjadi titik masalah bagi Valentino Rossi. Praktis, selama sesi latihan bebas pebalap asal Italia itu tengah mencari solusi yang tepat untuk meminimalisir grip ban yang cepat aus. "Pada sesi latihan kemarin kami tidak bisa masuk jajaran 10 besar karena melakukan pengujian ban," tukas Valentino Rossi seperti yang dikutip dari laman .

"Masalah ban yang kami miliki membuat saya mencoba untuk melakukan pengujian dan menemukan cara bagaimana mengurangi kecepatan aus pada grip ban," tambah Valentino Rossi. Disinggung mengenai masalah engine, Valentino Rossi mengaku tak memiliki masalah dengan hal tersebut. "Meskipun kami memiliki kekurangan dengan kecepatan dibanding pabalap lainnya (Ducati), namun saya rasa itu bukan situasi yang buruk."

Masalh ban juga dilontarkan oleh rider Yamaha Petronas SRT, Fabio Quartararo. Menurut rookie berusia 21 tahun itu, ban yang digunakan dinilainya terlalu cepat aus. Hal itu yang menjadi titik masalah sehingga membuat dirinya kurang tampil optimal.

"Kami memiliki masalah pada ban yang terlalu cepat habus. Masalah itu sebenarnya yang kami carikan solusinya sejauh ini," tukas Quartararo seperti yang dikutip dari laman . "Secepatnya masalah ini harus terselesaikan, dan saya rasa kami belum bergerak ke arah (perkembngan) yang benar," jelasnya. Dua masalah sama yang dilontarkan oleh Quartararo dan Rossi bisa menjadi permulaan dominasi Yamaha yang akan segera terkikis.

Mengingat tim Ducati melalui Andrea Dovizioso saat ini meulai menemukan bentuk penampilan terbaiknya. Sang rider asal Italia itu hanya terpaut 11 poin dari Fabio Quartararo yang duduk di puncak klasemen dengan koleksi 67 angka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *