Uncategorized

Kemendikbud Pastikan Tahun Ajaran Baru Sesuai Jadwal

Pelaksana tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan MenengahKementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad memastikan tidak ada pengunduran tahun ajaran baru 2020/2021 ke bulan Januari 2021. Hamid mengatakan, berdasarkan kalender pendidikan tahun ajaran baru selalu dimulai pada bulan Juli. Jika dimundurkan, bakal menyebabkan tidak sinkronnya kalender pendidikan.

"Kita tidak memundurkan kalender pendidikan itu ke Januari. Kenapa tidak memundurkan, karena kalau dimundurkan ada beberapa konsekuensi yang harus kita sinkronkan," ujar Hamid saat konferensi pers secara daring, Kamis (28/5/2020). Menurut Hamid, memundurkan permulaan tahun ajaran baru akan mempengaruhi masa jenjang antar sekolah. Hamid mengatakan saat ini kelulusan siswa SMA dan SMP sudah diumumkan.

Sedangkan SD sebentar lagi. Jika digeser menjadi Januari, siswa yang sudah lulus tidak memiliki kejelasan. "Artinya kalau sudah lulus kemudian diperpanjang anak yang lulus ini mau dikemanakan. Termasuk juga perguruan tinggi sudah melakukan seleksi, ada yang SNMPTN seleksi awal terus juli SBMPTN," kata Hamid. "Jadi ini harus sinkron," ungkap Hamid.

Hamid menjelaskan, kalender pendidikan setiap tahun dimulai pada pekan ketiga bulan Juli dan berakhir akhir Juni. Sementara, yang membuat kalender pendidikan secara detail adalah pemerintah provinsi masing masing. "Bisa jadi kalender pendidikan masuknya tidak bersamaan. Bisa jadi DKI Jakarta misalnya 13 juli, daerah lain satu minggu sebelumnya atau sesudahnya. Dari Kemendikbud hanya menetapkan kapan mulai dan berakhirnya," pungkas Hamid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *